Mengenali konteks dan kebutuhan
Tablet berada di antara kebiasaan desktop dan ponsel. Saat dipegang vertikal, pembaca biasanya menginginkan aliran sederhana; ketika diletakkan mendatar, tersedia cukup ruang untuk menampilkan dua kolom. Rancangan yang luwes perlu mengakomodasi kedua situasi tanpa mengganti isi artikel.
Galeri persegi dapat tampil berdampingan dengan ringkasan ketika ruang memadai. Jika lebarnya berkurang, menumpuk kedua bagian sering lebih baik daripada mempertahankan kolom yang membuat paragraf terlalu sempit. Perubahan tata letak harus mengikuti kebutuhan konten, bukan ukuran perangkat tertentu saja.
Contoh penerapan pada aktivitas digital
Perhatikan jarak sentuh pada tablet. Meskipun layar lebih luas, banyak orang tetap mengetuk dengan jari, bukan kursor. Tombol yang dirancang hanya untuk mouse dapat terasa terlalu kecil ketika dipakai dari sofa atau tempat belajar.
Ukuran huruf ideal juga bergantung pada jarak baca. Tablet yang ditempatkan di meja biasanya berjarak lebih jauh daripada ponsel yang dipegang dekat wajah. Pengujian nyata akan memperlihatkan apakah baris teks terlalu rapat atau halaman membutuhkan sedikit ruang tambahan.
Langkah lanjutan yang dapat dicoba
Peralihan dari posisi vertikal ke horizontal seharusnya tidak menghilangkan konten maupun mengganti tautan. Halaman yang responsif menjaga semua fungsi tetap tersedia, meski letak kartu dan navigasi berubah agar lebih sesuai.



